Loading color scheme

TPPI Tuntaskan Final Investment Decision (FID) untuk ISBL Proyek Revamping

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) terus mengawal penyelesaian Proyek Revamping Aromatik. 

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Djoko Priyono menyampaikan, TPPI telah menuntaskan Final Investment Decision (FID) untuk proyek ini pada tanggal 28 Desember 2021 lalu.

 Dengan demikian, proyek Revamping Aromatik akan memasuki tahapan EPC ISBL. Proyek ini akan meningkatkan kapasitas produksi Paraxylene dari 600.000 menjadi 780.000 ton setiap tahunnya dan juga meningkatkan kapasitas Platforming dari 50 KBD menjadi 55 KBD.

ISBL Proyek Revamping Aromatik ini akan mencakup modifikasi pada Heater, Unit CCR dan Tray Kolom Distalasi, serta penggantian Adsorbent Unit Parex dengan tipe baru dan penggantian Katalis Unit Isomar dan Tatoray.

 “Proyek Revamping Aromatik yang akan memakan total biaya USD 200 juta untuk keseluruhan OSBL dan ISBL ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang berpotensi untuk dapat menghemat Current Account Deficit (CAD) hingga 410 juta USD / tahun,” kata Djoko dalam keterangan tertulis.

Djoko menjelaskan, Proyek Revamping Aromatik sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang mencanangkan pengembangkan TPPI sebagai bagian dari industri petrokimia terintegrasi.

 Dengan adanya proyek ini, TPPI optimistis dapat menutupi kekurangan pasokan produk Aromatik dalam negeri yang selama ini didominasi oleh produk impor mulai tahun 2023 mendatang nanti.

Selain itu, proyek ini juga dipicu atas tingginya permintaan produk petrokimia dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. Djoko bilang, produk petrokimia diproyeksikan meningkat sebesar 5 persen tiap tahunnya. 

 Permintaan petrokimia seperti polypropylene (PP), polyethylene (PE), dan paraxylene (PX) serta benzene (Bz) akan meningkat hingga 7,6 juta ton per tahun, sedangkan kapasitas produksi petrokimia saat ini hanya mencapai 1,6 juta ton per tahun.

 "Proyek Revamping Aromatik ini akan lebih mengokohkan peran TPPI sebagai produsen produk Aromatik terbesar di Indonesia, dan juga sebagai salah satu langkah mewujudkan visi sebagai Perusahaan Petrokimia dan Energi Kelas Dunia," imbuh Djoko.

TPPI Selesaikan OSBL Proyek Revamping Aromatik Sesuai Target

REPUBLIKA.CO.ID, TUBAN--PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) menandai penyelesaian Outside Battery Limit (OSBL) Proyek Revamping Aromatik dengan menyelenggarakan seremoni peresmian penyelesaian OSBL Proyek Revamping Aromatik pada tanggal 20 Desember 2021 di Kilang TPPI Tuban.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, dan dihadiri oleh segenap pemangku kepentingan lainnya seperti Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero),  Direksi dan Komisaris PT Kilang Pertamina Internasional, Direksi PT Tuban Petrochemical Industries, Bupati Tuban beserta seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Tuban.

Read more

Penuhi Permintaan Pertamina, Kilang TPPI Produksi Pertadex Lebih Cepat

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kilang PT. Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kabupaten Tuban telah mampu memenuhi permintaan PT. Pertamina (Persero) lebih cepat dalam memproduksi Pertamina Dex (Pertadex), Sabtu (22/2/2020).

Seharusnya Pertadex akan diproduksi pada bulan Juni 2020 dengan kapasitas 220 MB. Karena kebutuhan pasar khususnya Pertadex saat ini mengalami peningkatan, maka Pertamina meminta ke TPPI untuk memproduksi lebih awal dengan quantity 40 MB.

Read more

Usai Dikunjungi Wamen BUMN, Ini Target TPPI Tuban

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Seusai dikunjungi Wakil Menteri I BUMN, Budi Gunadi Sadikin dan Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban langsung mematok sejumlah target.

Dirut PT TPPI, Yulian Dekri kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (16/2) mengatakan, TPPI sebagai perusahaan petrokimia dan energi saat ini telah merencanakan pembangunan 3 proyek. Terutama, dalam pengembangan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Read more